Cari Blog Ini

Jumat, 18 Februari 2011

USIA MUDA MAKIN RENTAN GAGAL GINJAL



Orang lagi cuci darah
Gagal ginjal atau penyakit ginjal kronis semakin banyak menyerang pada usia muda. Gaya hidup tidak sehat serta maraknya makanan dan minuman olahan mengandung bahan kimia yang dikonsumsi kalangan muda diduga menjadi pemicu. Penanggung Jawab Unit Hemodialisis Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta Bonaventura Sidharta mengatakan, saat ini penyakit ginjal kronis (PGK) banyak menyerang pasien berusia 20-40 tahun. Sejumlah pasien PGK muda itu mengaku mengonsumsi banyak makanan dan minuman olahan yang mengandung bahan kimia.

Banyak di antara mereka secara rutin mengonsumsi serbuk atau minuman penambah stamina yang saat ini beredar di pasaran.Mereka umumnya adalah pekerja yang minum penambah stamina agar tidak lelah, kata Sidharta dalam Sarasehan Trik dan Kiat Mencegah Gagal Ginjal yang diselenggarakan Penerbit Percetakan Kanisius di Yogyakarta, Minggu (16/11).

Padahal, secara normal, penurunan fungsi ginjal baru terjadi pada usia lebih dari 40 tahun. Penurunan fungsi ginjal karena penuaan itu terus berlanjut hingga fungsi ginjal hanya tersisa 50 persen pada usia lebih dari 70 tahun.

Sekarang ini PGK lebih banyak disebabkan gaya hidup tidak sehat, dulu lebih karena faktor genetis dan usia, katanya.

Spesialis gizi dan penulis buku Trik dan Kiat Mencegah Gagal Ginjal Andry Hartono mengatakan, pola makan sehat merupakan kunci untuk mencegah gagal ginjal. Cara paling aman saat ini adalah masak sendiri makanan segar, katanya.

Menurut Andry, mengonsumsi bahan kimia seperti pewarna, pengawet, dan penyedap rasa yang disajikan dalam makanan meningkatkan risiko gagal ginjal karena bahan-bahan kimia tersebut cenderung mengendap dalam tubuh dan merusak fungsi ginjal. (Kompas)

Gejala Gangguan Ginjal


Penyakit Ginjal. Dengan berat hanya sekitar 150 gram atau sebesar kira-kira separuh genggaman tangan kita, ginjal memiliki fungsi sangat strategis dalam mempengaruhi kinerja semua bagian tubuh. Selain mengatur keseimbangan cairan tubuh, eletrolit, dan asam basa, ginjal juga akan membuang sisa metabolisme yang akan meracuni tubuh, mengatur tekanan darah dan menjaga kesehatan tulang.

Menurut ahli ginjal, penyakit ginjal disebut kronik jika kerusakannya sudah terjadi selama lebih dari tiga bulan dan lewat pemeriksaan terbukti adanya kelainan struktur atau fungsi ginjal.

Pada penyakit ginjal kronik terjadi penurunan fungsi ginjal secara perlahan sehingga terjadi gagal ginjal yang merupakan stadium terberat penyakit ginjal kronik. Jika sudah sampai stadium ini, pasien memerlukan terapi pengganti ginjal berupa cuci darah (hemodialisis) atau cangkok ginjal yang biayanya mahal.

Kenali Tanda-Tanda Penyakit Ginjal

Tanda-tanda penyakit ginjal sering tanpa keluhan sama sekali, bahkan tak sedikit penderita mengalami penurunan fungsi ginjal hingga 90 persen tanpa didahului keluhan. Oleh karena itu, pasien sebaiknya waspada jika mengalami gejala-gejala seperti, tekanan darah tinggi, perubahan jumlah kencing, ada darah dalam air kencing, bengkak pada kaki dan pergelangan kaki, rasa lemah serta sulit tidur, sakit kepala, sesak, dan merasa mual dan muntah.

Penyakit ginjal memang bukan penyakit menular, setiap orang dapat terkena penyakit ginjal, namun mereka yang memiliki faktor risiko tinggi seperti mereka yang memiliki riwayat darah tinggi di keluarga, diabetes, penyakit jantung, serta ada anggota keluarga yang dinyatakan dokter sakit ginjal sebaiknya melakukan pemeriksaan dini.

Ada beberapa jenis pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk mengetahui kesehatan ginjal, salah satunya yang paling umum adalah pemeriksaan urin. Jika ada kandungan protein atau darah dalam air kencing tersebut, maka menunjukkan kelainan dari ginjal.

Atau bisa juga melakukan pemeriksaan darah guna mengukur kadar kreatinin dan urea dalam darah. Jika kadar kedua zat itu meningkat, menunjukan gejala kelainan ginjal. Sementara pemeriksaan tahap lanjut untuk mengenali kelainan ginjal berupa pemeriksaan radiologis dan biopsi ginjal. Biasanya pemeriksaan ini atas indikasi tertentu dan sesuai saran dokter.

Langkah Pencegahan Penyakit Ginjal

Gangguan ginjal bisa dicegah dengan berbagai cara, terutama dengan menerapkan gaya hidup sehat. Berhenti merokok, memperhatikan kadar kolesterol, kendalikan berat badan, menghindari kekurangan cairan dengan cukup minum air putih tidak lebih dari 2 liter setiap hari. “Minum air secara berlebihan justru akan merusak ginjal,” kata Dr.David Manuputty, SpBU dari RSCM Jakarta.

Selain gaya hidup sehat, lakukan pemeriksaan kesehatan tahunan pada dokter, mintalah pula agar urin Anda diperiksa untuk melihat adanya darah atau protein dalam urin. Yang tak kalah penting, berhati-hatilah dalam menggunakan obat anti nyeri khususnya jenis obat anti inflamasi non steroid.

Sumber: Dari Berbagai Sumber

Kamis, 17 Februari 2011

Fungsi Hati

Penyakit Hati (Liver)



Definisi

Penyakit hati adalah suatu istilah untuk sekumpulan kondisi-kondisi, penyakit-penyakit dan infeksi-infeksi yang mempengaruhi sel-sel, jaringan-jaringan, struktur dan fungsi dari hati.
Fungsi Hati

Hati adalah suatu organ penting terletak di kwadran kanan atas abdomen. Dia bertanggung jawab untuk:

* Menyaring darah
* Membuat empedu, suatu zat yang membantu pencernaan lemak
* Memproses dan mengikat lemak pada pengangkutnya (protein) termasuk kolesterol. Gabungan lemak dan protein disebut lipoprotein (Chylomicron, VLDL, LDL, HDL), menyimpan gula dan membantu tubuh untuk mengangkut dan menghemat energi.
* Membuat protein-protein penting, seperti kebanyakan yang terlibat pada pembekuan darah
* Memetabolisme banyak obat-obatan seperti barbiturates, sedatives, and amphetamines
* Menyimpan besi, tembaga, vitamin A dan D, dan beberapa dari vitamin B
* Membuat protein-protein penting seperti albumin yang mengatur pengakutan cairan didalam darah dan ginjal
* Membantu mengurai dan mendaurulang sel-sel darah merah

Jika hati menjadi radang atau terinfeksi, maka kemampuannya untuk melaksanakan fungsi-fungsi ini jadi melemah. Penyakit hati dan infeksi-infeksi adalah disebabkan oleh suatu kondisi yang bervariasi termasuk infeksi virus, serangan bakteri, dan perubahan kimia atau fisik didalam tubuh. Penyebab yang paling umum dari kerusakan hati adalah kurang gizi (malnutrition), terutama yang terjadi dengan kecanduan alkohol.

Gejala-gejala penyakit hati mungkin akut, terjadi tiba-tiba, atau kronis, berkembang perlahan melalui suatu periode waktu yang lama. Penyakit hati kronis adalah jauh lebih umum dari pada yang akut. Angka dari penyakit hati kronis dari laki-laki adalah dua kali lebih tinggi dari wanita. Penyakit hati dapat menjangkau dari ringan sampai berat tergantung dari tipe penyakit yang hadir.

Tanda dan Gejala Penyakit

Gejala-gejala sebagian tergantung dari tipe dan jangkaun penyakit hatinya. Pada banyak kasus, mungkin tidak terdapat gejala. Tanda-tanda dan gejala-gejala yang umum pada sejumlah tipe-tipe berbeda dari penyakit hati termasuk:

* Jaundice atau kekuningan kulit
* Urin yang coklat seperti teh
* Mual
* Hilang selera makan
* Kehilangan atau kenaikan berat tubuh yang abnormal
* Muntah
* Diare
* Warna tinja (feces)yang pucat
* Nyeri abdomen (perut) pada bagian kanan atas perut
* Tidak enak badan (malaise) atau perasaan sakit yang kabur
* Gatal-gatal
* Varises (pembesaran pembuluh vena)
* Kelelahan
* Hipoglikemia (kadar gula darah rendah)
* Demam ringan
* Sakit otot-otot
* Libido berkurang (gairah sex berkurang)
* Depresi

Suatu bentuk parah yang jarang dari infeksi hati disebut acute fulminant hepatitis, menyebabkan gagal hati. Gejala-gejala dari gagal hati termasuk:

* Aplastic anemia, suatu keadaan dimana sumsum tulang (bone marrow) tidak dapat membuat sel-sel darah
* Ascites, terkumpulnya cairan didalam abdomen
* Edema atau bengkak dibawah kulit
* Encephalopathy, kelainan yang mempengaruhi fungsi-fungsi otak
* Hati yang membesar dan perih (sakit)
* Limpa membesar
* Perubahan dalam status mental atau tingkat kesadaran
* Rentan terhadap perdarahan


Sumber: detik.com

CARA HIDUP SEHAT DENGAN AIR MINUM




Air tak hanya bermanfaat sebagai penghilang dahaga, air juga menjaga metabolisme tubuh kita. Air tidak bisa dipisahkan dari kehidupan. 2/3 dari tubuh kita berisi cairan dan kita tak pernah bisa hidup tanpa air. Itulah sebabnya kita dianjurkan minum sebanyak 8 gelas atau sekurang-kurangnya 2,5 liter air setiap hari.

Sekitar 80% tubuh kita terdiri dari air. Otak dan darah adalah dua organ penting yang memiliki kadar air di atas 80%. Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, sementara darah memiliki komponen air 95%. Sedikitnya, secara normal kita butuh 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Bagi perokok jumlah tersebut harus ditambah setengahnya. Air tersebut diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi. Para dokter juga menyarankan agar mengkonsumsi air putih 8-10 gelas setiap hari agar metabolisme tubuh berjalan baik dan normal.

Jika mengkonsumsi kurang dari 8 gelas, efeknya secara keseluruhan memang tidak terasa. Tapi sebagai konsekuensi, tubuh akan menyeimbangkan diri dengan jalan mengambil sumber dari komponen tubuh sendiri. Di antaranya dari darah. Kekurangan air bagi darah amat berbahaya bagi tubuh. Sebab, darah akan menjadi kental. Akibatnya, perjalanan darah sebagai alat transportasi oksigen dan zat-zat makanan pun bisa terganggu.

Darah yang kental tersebut juga akan melewati ginjal yang berfungsi sebagai filter atau alat untuk menyaring racun dari darah. Ginjal memiliki saringan yang sangat halus, sehingga jika harus menyaring darah yang kental maka ginjal harus kerja ekstra keras. Bukan tidak mungkin ginjal akan rusak dan bisa saja kelak akan mengalami cuci darah atau dalam bahasa medis biasa disebut hemodialisis.

Itu pengaruh kurang air terhadap kerja darah dan ginjal. Lalu bagaimana dengan otak? Perjalanan darah yang kental tersebut juga akan terhambat saat melewati otak. Padahal, sel-sel otak paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen yang dibawa oleh darah. Sehingga fungsi sel-sel otak tidak berjalan optimal dan bahkan bisa cepat mati. Kondisi tersebut akan semakin memicu timbulnya stroke. Karena itu jangan sampai kekurangan air!!!

Banyak minum air memang akan membuat kita bolak-balik ke toilet. Namun manfaatnya jauh lebih besar dari pada kerepotannya. Air putih yang cukup akan membuat metabolisme tubuh berjalan baik sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit, membuat kulit tampak segar dan terhindar dari kekeringan. Inilah beberapa fakta menarik lain tentang air:

* Sebagai media yang mengantarkan vitamin dan nutrisi ke seluruh sel dan organ tubuh. Jika kita kekurangan air, vitamin dan nutrisi yang sudah kita konsumsi akan terhambat. Akibatnya daya tahan tubuh akan melemah.
* Penjaga temperratur tubuh. Khususnya bagi kita yang hidup di iklim tropis, kurang minum dapat menyebabkan dehidrasi, rusaknya sel saraf dan penurunan kondisi tubuh.
* Membantu sirkulasi oksigen ke seluruh sel tubuh. Jika tubuh kekurangan air, maka suplai oksigen terhambat dan efeknya sangat fatal bagi kesehatan.
* Membantu tubuh bebas bergerak. Sendi-sendi tulang bahkan otot tidak akan berfungsi dengan baik jika tidak terdapat pelumas yang dihasilkan air, yang membantu melenturkan tubuh kita.
* Mediator yang berfungsi membantu membuang racun dalam tubuh kita yang tentu saja keluar dalam bentuk air seni.
* Sebagai penyeimbang elektrolit dalam tubuh untuk membantu mengontrol tekanan darah.
* Membantu memelihara volume darah dalam tubuh sehingga kita mendapatkan keseimbangan energi yang baik.
* Membantu program diet. Dengan cukup minum air maka proses pembakaran kalori dalam tubuh akan berjalan secara baik.

Jadwal yang disarankan untuk meminum delapan gelas air setiap hari :
• 30 menit sebelum makan pagi : 1 gelas
• 2,5 jam setelah makan pagi : 1 gelas
• 30 menit sebelum makan siang : 1 gelas
• 2,5 jam setelah makan siang : 1 gelas
• 30 menit sebelum makan malam : 2 gelas
• 2,5 jam setelah makan malam : 1 gelas
• 30 menit sebelum tidur : 1 gelas

Minum air sebelum makan memiliki dua kepentingan :
1. Akan mengurangi nafsu makan karena perut anda terasa penuh
2. Memberikan manfaat positif bagi pencernaan anda

Hepatits B

Tentang Hepatitis B

Hepatitis B adalah penyakit yang menyerang hati akibat infeksi virus (virus HBV = Hepatitis B Virus). Penyakit ini 6 kali lebih banyak menimpa pria daripada wanita. Ini tentu mengherankan karena sampai sekarang, para ahli belum dapat menemukan jawabannya.

Meskipun begitu, 95% Hepatitis B yang menyerang orang dewasa bisa sembuh total dan tidak mengalami peningkatan keseriusan hanya dalam waktu 6 bulan saja asalkan mendapat pengobatan yang intensif.

Tipe Hepatitis B

Hepatitis B mempunyai 3 tipe sebagai berikut.

1. Pembawa Hepatitis B kronis yang sehat.

Yaitu, tipe Hepatitis B yang dibawa oleh seseorang penderita tanpa memberikan gejala sehingga orang tersebut tidak menyadari bahwa dirinya membawa penyakit Hepatitis B kronis. Tak hanya itu, tipe hepatitis ini juga tidak menularkannya kepada orang lain.

Virus yang ada di dalam tubuhnya bisa teraktivasi jika sistem imun penderita sedang lemah atau penderita sedang menderita penyakit yang melemahkan sistem imun (misalnya, kanker atau AIDS).

2. Infeksi Hepatitis B kronis.

Yaitu, tipe penyakit Hepatitis B yang memberikan gejala pada penderita dan menularkannya kepada orang lain. Dalam keadaan ini, terjadi peradangan hati yang cukup serius dan bisa berkembang menjadi sirosis. Hanya sekitar 5%-10% dari penderita mampu sembuh dengan sendirinya dan tidak menularkan kepada orang lain. Meskipun begitu, penyakitnya bisa datang lagi kapan pun.

3. Hepatitis B mutan kronis.

Yaitu, tipe penyakit Hepatitis B yang virusnya merupakan jenis mutan. Virus jenis mutan ini bisa menyebabkan penyakit hepatitis yang kebal terhadap pengobatan dan menularkannya kepada orang lain.

Penyebab Hepatitis B

Penyakit hepatitis disebabkan oleh infeksi virus. Penularannya bisa terjadi melalui kontak langsung dengan darah, keringat, air mata, air ludah, semen (cairan sperma), cairan kelamin, darah menstruasi, darah transfusi, dan air susu ibu (ASI).

Jadi, hal-hal yang menyebabkan kontak langsung dengan zat-zat tersebut (seperti penggunaan jarum suntik bersama; transfusi darah; hubungan seksual; proses kelahiran bayi; ibu menyusui; dan lain-lain) bisa menjadi ajang penularan virus.

Gejala Hepatitis B

Penyakit Hepatitis B menyebabkan gejala sakit otot, sakit sendi, malaise (gelisah/tidak nyaman), demam, mual, muntah, hilang selera makan, sakit bagian perut, penyakit kuning, dan air kencing yang berwarna gelap (karena adanya peningkatan produksi bilirubin).

Pengobatan Hepatitis B

Hepatitis akut membutuhkan pengobatan yang sangat intensif dalam memonitor fungsi hati. Caranya adalah dengan melakukan pengukuran serum transaminase dan protrombin.

Selain itu, diberikan juga laktulosa, metronidazole, atau neomisin yang fungsinya membatasi produksi protein bakteri. Penderita juga harus diawasi sampai mereka benar-benar sembuh atau jika diperlukan sampai dilakukannya transplantasi hati. Transplantasi hati sendiri dilakukan hanya jika terjadi ketidakmampuan hati dalam berfungsi (gagal hati).

Adapun pemberian interferon, lamivudine, entecavir, dan adefovir dipivoxil bertujuan untuk mengurangi peradangan, gejala, dan tingkat infeksi.

Pencegahan Hepatitis B

Pencegahan Hepatitis B bisa dilakukan dengan cara mencegah semua kontak dengan hal-hal yang menjadi penyebab. Misalnya, menghindari penggunaan jarum suntik bersama-sama; melakukan pengecekan yang teliti terhadap darah hasil transfusi; melakukan hubungan seksual yang aman; hati-hati jika harus memberikan ASI dari donor ASI terhadap bayi; dan lain-lain.

Penyakit Kanker

Ada banyak cara untuk menghindari KANKER...

Apakah Kanker itu ?

Perkembangan kearah modernisasi menyebabkan terjadinya pergeseran jenis penyakit. Kalau dulu penyakit infeksi merupakan penyebab kematian terbanyak, kini penyakit akibat usia lanjut dan proses degenerasi semakin menonjol. Kematian karena penyakti jantung koroner dan stroke makin meningkat, dan penyakit tumor atau kanker merupakan salah satu penyakti degenerasi yang juga ditakuti. dikenal dua macam tumor, yaitu tumor jinak dan tumor ganasatau disebut dengan kanker. Tumor jinak tidak banyak mengganggu, dan pertumbuhannya lambat. Sebaliknya tumor ganas, karena pertumbuhannya sangat cepat dan tidak terkendali, maka ia akan sangat mengganggu, dapat menyebar ke organ-organ lain, dan menyebabkan kematian.

Di Amerika, ditemukan lebih dari 600.000 kasus kanker baru setiap tahunnya, atau sebanyaknya 1.600 orang per hari, dan satu dari lima orang Amerika meninggal karena kanker.

Kanker dapat timbul di semua tubuh manusia seperti payudara, leher rahim, kandungan, hati, lambung, usus besar, pankreas, paru-paru, prostat dan lain-lain. umunya penderita kanker yang datang memeriksakan diri ke dokter sudah dalam stadium lanjut, sehingga pengobatannya menjadi sangat sulit, apalagi bila sudah meyebar (metastase).

Kanker dapat diobati dengan sempurna bila penyakitnya ditemukan pada stadium dini.

Masalahnya adalah gejala kanker sendiri tidak nyata, keluhan penderita umumnya mirip dengan penyakti lain yang bukan keganasan, kecuali bila penyaktinya telah menjadi parah. Disinilah peran uji saring menjadi penting.

Siapakah yang dapat terkena KANKER?

Semua orang dapat terserang penyakit ini, tidak peduli kaya atau miskin, kulit putih atau hitam, gemuk atau kurus, laki-laki atau perumpuan, tetapi umumnya kanker lebih banyak menyerang orang berusia lanjut, yaitu antara 45-64 tahun, kecuali leukemia.

Telah terbukti bahwa adanya riwayat keluarga penderita kanker, seperti kanker payudara, usus besar dan kandungan, keturunannya akan mempunyai risiko tinggi untuk taerkena kanker tersebut.

Dalam lingkungan hidup kita di dunia modern ini, dengan adanya industrialisasi dan banyaknya makanan yang telah diproses terlebih dahulu, maka banyak sekali ditemukan zat-zat ataupun benda-benda yang berupakarsinogen yang dapat menyebabkan kanker. Contohnya : radiasi sinar X dan sinar ultraviolet dari matahari; zat-zat pengawet dan zat-zat pewarna; bahan-bahan kimia dari industri, seperi amin aromatik, asbes, ter (carbon hitam); asap hitam, alkohol dan obat-obatan. Begitu juga infeksi oleh virus dapat menyebabkan terjadinya kanker, seperti : virus hepatitis B dan C (kanker hati), virus Papiloma (kanker leher rahim), virus Eipstein Barr (kanker nasofaring), virus Sarcoma, virus AIDS dan lain-lain.

Apakah KANKER dapat dihindarkan ?

Menurut National Academy of Sciences di amerika, beberapa hal yang tersebut di bawah ini dapat dilakukan untuk menghindarkan kanker.
1. Kurangi lemak dalam makanan
2. Lebih banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung serat, seperti sayur, buah-buahan, nasi.
3. lebih banyak mengkonsumsi makanan yang kaya akan beta karoten, seperti wortel, bayam, buah-buahan yang berwarna jingga.
4. Kurangi rokok dan makanan yang diawetkan, diasin atau diasap, baik daging maupun ikan.
5. Hindari sinar matahari dengan memakai topi dan lotion pelindung matahari.
6. Hindari berganti-ganti pasangan seksual.
7. Hindari alkohol.
8. Perhatian adanya perubahan yang mencurigakan di tubuh Anda, seperti adanya benjolan di payudara, di kulit atau adanya perubahan tahi lalat atau warna kulit, diare atau sembelit yang berkepanjangan dan lain-lain.
9. Deteksi dini kanker dengan pemeriksaan ujisaring, terutama untuk kelompok risiko tinggi seperti : pria diatas umur 50 tahun untuk kanker prostat, riwayat keluarga untuk kanker payudara, usus besar dan kandungan, wanita diatas 40 tahun untuk kanker leher rahim, pengidap hepatitis B atau C untuk kanker hati.

Uji saring KANKER

Pemeriksaan uji saring untuk deteksi dini penyakit kanker telah banyak dilakukan. Salah satu yang terkenal adalah Pap Smear,untuk deteksi dini adanya kanker leher rahim.

Pemeriksaan ujisaring lainnya adalah mamografi untuk deteksi kanker payudara, tetapi sayangnya alat mamografi tersebut hanya terdapat di kota-kota besar saja.

Akhir-akhir ini pemeriksaan Penanda Tumor di laboratorium klinik telah mulai banyak dan dianjurkan oleh para pakar dan peneliti.

Uji saring dengan pemeriksaann penanda tumor tidak dapat dilakukan secara massal, tetapi hanya bermanfaat bagi orang yang memiliki risiko tinggi.

Sebagai contoh :
* PSA (Prostate-Specific Antigen), untuk kanker prostat, bagi pria diatas umur 50 tahun, yang merupakan kelompok risiko tinggi untuk kanker prostat tersebut)
* Pemeriksaan Darah Samar untuk deteksi kanker usus besar atau kolorektal.
* Anti-EBV VCA lgA dan Anti-EBV EA lgA untuk kanker nasofaring, terutama bagi penduduk Asia Tenggara, dimana prevalensi kanker nasofaring cukup tinggi, khususnya pada ras Melayu, Cina, Dayak dan Kadazan.
* AFP (alfa-fetoprotein) untuk deteksi kanker hati, bagi pengidap hepatitis B dan C

Panel pemeriksaan Ujisaring TUMOR
* Pap Smear bagi wanita di atas 40 tahun.
* PSA bagi pria di atas 50 tahun
* AFP bagi pengidap hepatitis B atau C
* Anti-EBV VCA lgA dan
* Anti-EBV EA lgA bagi perokok, terutama ras Melayu, Cina, Dayak, dan Kadazan
* Darah Samar bagi orang dengan riwayat keluarga kanker kolorektal.

Sumber : infeksi.om

Selasa, 15 Februari 2011

8 Tips Management Stress dengan Mengatur Keseimbangan Pola Hidup Anda

Orang sekarang katanya gampang terkena stres. Mungkin ini karena semakin tingginya tuntutan. Baik tuntutan dari tempat kerja anda atau tuntutan dari sekitar kita.

Tempat kerja menuntut agar produktivitas kerja meningkat agar target perusahaan tercapai. Kebutuhan keluarga makin meningkat, sementara “kemampuan” masih tetap.

Kalau segala macam tuntutan itu tidak mampu di-management dengan baik, stress mudah timbul. Bagaimana tips management stress agar anda terhindar dari serangan stres?

Begini caranya…

Beberapa tips management stress berikut ini bisa langsung anda action-kan mulai hari ini juga.

1. Tidur cukup
Kurang tidur merupakan salah satu sebab terbesar seseorang terjangkit stres. Mungkin karena harus kejar deadline pekerjaan yang bertumpuk sampai harus mengorbankan waktu tidur anda.

Sesekali boleh saja anda lemburan, tapi jangan keterusan dan kompensasikan kekurangan tidur anda itu. Kalau anda keseringan melanggar jatah waktu istirahat anda, pasti tubuh anda akan “berontak”. Akibatnya waktu pagi hari wajah anda terlihat kurang fresh, kantung mata menggantung, stamina pun kurang bugar.

Berapa waktu ideal tidur setiap harinya? Kalau kata pakar sekurang-kurangnya kita butuh waktu tidur minimal delapan jam. Namun saya percaya anda yang paling tahu kebutuhan tidur anda.

Sebagai pedoman, gampangnya begini. Kalau waktu bangun anda merasa badan anda kurang segar, itu tandanya kalau anda masih kurang tidur. Tapi kalau sudah segar berarti waktu tidur anda cukup. Namun pedoman di atas jangan anda jadikan alasan buat tidur berlebihan ya :) karena efeknya pasti juga sama tidak baiknya.

Tidur yang cukup (dan bukan berlebihan) itu ikut membantu mengurangi tingkat ketegangan atau stress tubuh anda.

2. Olahraga cukup
Olahraga yang cukup itu pun bisa membantu mengurangi ketegangan anda. Biar tidak suntuk selalu berada di depan layar monitor untuk menjalankan bisnis internet, lakukanlah olahraga. Berolahraga membantu anda lebih sehat, meningkatkan energi dan stamina anda, membuat pikiran lebih fresh–sehingga anda bisa bekerja online lebih baik—dan membuat tidur lebih pulas. :)

Kalau anda belum rutin olahraga, saya sarankan mulai minggu ini. Bisa dimulai dengan olahraga kecil seperti jalan-jalan, lari pagi, atau naik sepeda keliling sekitar lingkungan rumah anda. Boleh juga kembali melakukan olahraga kegemaran yang sudah lama tidak anda lakukan.

3. Makan teratur
Gara-gara telat makan akibat terlalu fokus memikirkan pekerjaan anda bisa berakibat fatal dan meningkatkan potensi terkena stress. Makanlah makanan bergizi secara teratur. Jangan sampai karena terlalu asyik bekerja, anda jadi lupa atau telat makan.

4. Musik
Suara musik mampu membuat tubuh anda terasa lebih enteng. Anda bisa dengarkan musik untuk mengurangi ketegangan tubuh anda. Cobalah dan biarkan tubuh anda bergoyang mengikuti irama musik. Dendangkan juga syair lagunya… :)

5. Liburan
Berlibur bersama keluarga atau orang-orang yang anda sayangi untuk sejenak terbebas dari rutinitas yang membelenggu perlu anda lakukan untuk melemaskan urat-urat syaraf anda. Enaknya, bagi pebisnis internet meski liburan bukan berarti pemasukan mandeg. Uang tetap akan mengalir lancar memasuki kantong anda.

6. Hubungan Sosial
Bertemu dengan teman-teman lama atau paling tidak coba menghubungi mereka bisa mempererat kembali hubungan anda. Anda bisa ngobrol mengingat kisah jaman dulu kala. Pasti stres anda akan lenyap seketika mentertawakan cerita-cerita lucu yang anda alami.

Perluas juga hubungan sosial anda dengan sering-sering tambah teman. Banyak teman pasti banyak rejeki.

7. Hobi
Kerjakan hobi anda untuk meredakan ketegangan. Mungkin anda hobi pelihara tanaman, atau hobi touring; atau anda hobi memelihara ikan mungkin? Kalau hobi saya mancing. :)

8. Doa
Dekatkan diri pada-Nya, panjatkan doa, dan senantiasa ucapkan syukur atas segala limpahan nikmat-Nya. Ini berpengaruh besar agar anda terhindar dari serangan stress berat.

Pada intinya, kunci management stress itu adalah terciptanya keseimbangan. Anda tidak memberatkan satu sisi kehidupan dan melupakan sisi lainnya. Anda tidak terlalu fokus pada pekerjaan anda misal sampai anda lupa makan, lupa istirahat, dan “lupa-lupa” lainnya.

Seimbangkan kehidupan anda, pasti anda akan terbebas dari stress.
Sumber : Sehat.com